Rabu, 14 Juni 2017

Komponen Pembentuk Website

Membuat sebuah website yang dapat diakses setiap orang adalah perkara gampang-gampang susah. Tak hanya bermodalkan kemampuan desain sebuah tampilan website yang cantik dan menarik, kemampuan koding untuk membuat kerangka dan fungsi website dapat berjalan sebagaimana mestinya, namun kita juga dituntut untuk paham mengenai komponen lain nya yang membuat suatu website dapat berjalan dan dapat diakses oleh banyak orang secara publik. Berikut ini akan kami bahas mengenai step by step sebuah website dapat terbentuk dan komponen pembentuk website tersebut.
Web Builder
                Web Builder di sini adalah sebuah aplikasi atau program pihak ketiga yang dapat kita gunakan untuk membangun sebuah Website atau aplikasi berbasis Website dari awal (scratch). Penggunaan Website Builder itu sendiri terkadang disesuaikan oleh kebutuhan sang programmer Website. Pada beberapa programmer, terkadang digunakan hanya satu saja aplikasi Web Builder untuk melakukan semua skema pembangunan sebuah website, dari desain website hingga source code untuk fungsi-fungsi yang ada pada website tersebut. Namun, tak jarang pula, beberapa programmer menggunakan lebih dari satu aplikasi Web Builder untuk membangun sebuah Website. Mereka membedakan aplikasi untuk melakukan desain website dengan aplikasi untuk membangun source code dari website tersebut. Aplikasi yang sering digunakan untuk membuat source code dan desain website adalah Adobe Dreamweaver, karena pada aplikasi tersebut, fitur untuk menyusun desain dan source code sebuah website telah tersedia secara lengkap, bahkan tersedia fitur untuk membagi tampilan desain dan source code sehingga seorang programmer dapat mengerjakan kedua hal tersebut secara bersamaan. Bagi programmer yang membagi proses pengerjaan desain dan source code dengan dua aplikasi terpisah biasanya akan menggunakan aplikasi Adobe Photoshop untuk membuat desain website dengan memanfaatkan fitur slicing yang dapat mengkonver potongan gambar menjadi menu-menu pada website, lalu mengkonfigurasi source code menggunakan Notepad++ ataupun Sublime text.
Database
                Database merupakan elemen penting yang harus ada jika kita ingin membangun sebuah Website yang berifat dinamis ataupun Sistem Informasi yang berbasis Website. Database nantinya berfungsi sebagai kanal penyimpanan data-data,tabel,query maupun view yang dapat membuat suatu Website menjadi dinamis (dapat melakukan fungsi CRUD). Banyak sekali jenis database yang dapat digunakan untuk membangun sebuah Website , seperti : MySQL,Oracle,SQLi,SQL Server, PostgreSQL dan lain sebagainya. Penggunaan jenis database-database tersebut menyesuaikan kebutuhan cakupan data serta bahasa pemrogaman yang digunakan, semisal :
  • Jika kita membutuhkan cakupan data yang besar dan bersifat update secara berkala maka kita bisa menggunakan SQL Server ataupun Oracle dengan lisensi untuk korporasi karena kedua jenis database tersebut lebih baik dalam pengolahan data dalam jumlah besar dan lebih aman (secure).
  • Untuk pengolahan database dengan website menggunakan bahasa pemrogaman JSP (Web Server biasanya menggunakan Apache Tomcat), sangat disarankan untuk menggunakan PostgreSQL karena lebih kompatibel dengan bahasa pemrogaman tersebut.
  • Jika Anda akan membangun sebuah Sistem Informasi atau Website Dinamis standard, pilihan yang tepat adalah dengan menggunakan MySQL, karena jenis database ini sangat mudah dan paling umum digunakan.
CMS dan Framework
                Bagi Anda yang sering melakukan pemrogaman berbasis web, pasti Anda tidak asing dengan dua hal tersebut, CMS dan Framework, dua penting yang dapat mempermudah kita dalam membuat website tetapi dengan teknik dasar yang berbeda. CMS atau Content Management System adalah suatu sistem paket aplikasi yang mampu mempermudah pembuatan Website yang semula bersifat native PHP atau HTML ( PHP dan HTML murni koding) menjadi berbasis konten. Berbasis konten yang dimaksud di sini adalah user atau programmer website tidak perlu lagi menyusun koding atau source code sebuah Website termasuk desain nya dari awal, melainkan mereka cukup menyusun konten-konten yang telah disediakan CMS agar terbentuk suatu website yang utuh. Contoh aplikasi yang berbasis CMS adalah Joomla,Drupal,Wordpress dan lain sebagainya. User atau programmer telah diberikan kerangka website utuh yang dapat merekan modifikasi dengan menggunakan artikel,plugin ataupun link eksternal agar website tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Hampir sama dengan CMS, Framework juga berupa aplikasi yang mampu mempermudah programmer atau user untuk menyusun sebuah Website tanpa harus membuat nya dari awal. Perbedaan mendasar dari CMS dan Framework adalah, Framework menggunakan basis OOP (Oriented Object Programming) yaitu jenis pemrogaman yang berbasis pada objek atau modul-modul aplikasi. Pada framework, user diberi kerangka modul dan script yang dapat mereka kembangkan untuk menyusun sebuah website. Framework yang paling umum digunakan adalah CodeIgniter,Yii,dan Laravell.
Hosting
                Setelah sebuah website terbentuk, pekerjaan seorang programmer tidak berakhir sampai di situ. Langkah selanjutnya adalah mencari sebuah hosting agar Website atau Sistem Informasi berbasis Website yang telah dibuat dapat dijalankan secara online. Hosting jika ditelaah secara bahasa berasal dari kata hostyaitu rumah atau inang yang jika dijabarkan sebuah Website yang telah dibangun membutuhkan rumah untuk bisa diakses secara online oleh siapapun, rumah tersebut juga berfungsi sebagai tempat keluar masuk nya file yang dibutuhkan website tersebut, konfigurasi database, maupun aplikasi-aplikasi lain yang mampu membuat website berjalan sebagai mana mestinya. Banyak sekali jenis hosting yang dapat digunakan, dari yang gratis,berbayar dengan harga murah hingga berbayar dengan harga yang sangat mahal. Untuk pemula disarankan menggunakan yang gratis sebagai bahan percobaan, tapi bagi Anda yang sudah mahir dan ingin website Anda berjalan tanpa keterbatasan, Anda bisa memilih hosting berbayar. Ada banyak hosting berbayar yang memberikan service yang sangat bagus namun dengan harga terjangkau, salah satunya adalah Jago Web Hosting yang bisa Anda cek di www.jagowebhosting.com
Domain
                Jika Hosting adalah rumah bagi Website, maka domain adalah alamat dari rumah tersebut. Sangat tidak mungkin sebuah rumah dapat didatangi atau diakses tanpa adanya alamat yang jelas yang mengarahkan kita ke rumah tersebut. Memang benar Hosting yang kita gunakan terkadang memberikan kita IP Public yang bisa diakses langsung oleh user yang ingin mengakses website kita, tapi akan lebih mudah dan efisien jika kita memberikan alamat domain pada alamat IP tersebut. User akan lebih mudah mengakses www.websiteanda.com dibandingkan alamat ip 98.192.88.10, sama saja kita lebih mudah mendatangi rumah dengan alamat Jalan Bungur Gang 2 daripada hanya tulisan “Rumah bercat biru” yang pasti akan membingungkan user yang ingin mengakses aplikasi atau Website kita nantinya. Jenis domain biasanya dibedakan sesuai kebutuhan,kebijakan dan organisasi yang menggunakan domain tersebut.
  • Untuk domain yang bersifat untuk komersial atau digunakan oleh perseorangan serta sebuah perusahaan biasanya menggunakan akhiran .com ataupun .co lalu diikuti kode regional negaranya. Misal untuk domain komersial negara Indonesia pasti diakhiri oleh .co.id , negara Inggris menggunakan .co.uk , dan lain sebagainya.
  • Untuk domain yang akan digunakan oleh organisasi atau kelompok pergerakan tertentu biasanya akan memiliki akhiran .org
  • Untuk domain yang digunakan oleh pemerintahan atau government akan memiliki akhiran .go lalu diikuti kode region negara tersebut. Misal website pemerintahan Indonesia pasti akan memiliki akhiran .go.id

Senin, 12 Juni 2017

Tips Memilih Jasa Pembbuatan Website

Penggunaan internet di zaman modern ini memang sangat berguna apalagi banyak sekali peluang bisnis yang bisa anda dapatkan melalui internet. Dengan menggunakan website, anda bisa membangun sendiri toko online yang kalian inginkan dengan keinginan anda sendiri. Tetapi dari anda pasti ada yang bingung pada saat memesan paket pembuatan website dan juga sulit untuk menentukan pilihan desain yang anda inginkan untuk toko online anda terutama untuk yang masih awam di bidang ini. Banyak sekali yang menjual jasa pembuat website dengan harga murah tetapi kualitas dari website tersebut tidak begitu baik. Terkadang hal tersebut yang membuat jengkel para pebisnis pemula yang ingin berkarir di bidang online shop.
Bikin website sangat mudah, yang susah adalah menentukan toko mana yang benar benar serius pada visi misinya. Sedikit banyak tentang bagaimana mereka menjualnya, para pebisnis ini harus memperhatikan dan membandingkan dari jasa yang satu dengan jasa yang lain. Sebagai tolak ukur juga dengan harga dan kualitas dari tiap tiap jasa pembuat website. Maka dari itu, dalam artikel ini akan menjelaskan tentang tips bagaimana memilih jasa pembuat website yang benar guna menjawab kebingungan anda jika ingin membeli jasanya dan membuat usaha online shop anda sendiri.
  • Mengunjungi website penyedia jasanya
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mengunjungi website dari penyedia jasa pembuat website tersebut apakah dia memakai domain yang gratis atau domain yang berbayar. Anda patut waspada apabila mereka memakai domain yang gratisan, karena apabila mereka perusahaan penyedia jasa pembuatan website yang bonafit, pasti mereka akan berani untuk mengeluarkan biaya berlebih untuk sistem operasionalnya bukan? Begitu juga dengan jasa penyedia pembuatan website. Kalau mereka benar benar dalam berjualan website, pasti mereka harus menggunakan domain yang berbayar. Fungsi lainnya memakai domain berbayar adalah semakin menambah kepercayaan konsumen kepada jasa tersebut.
  1. Melihat hasil dari jasa tersebut
Di setiap jual beli pasti ada feedback atau testimoni dari pembeli sebelumnya. Anda patut untuk melihat portofolio testimonial dari jasa yang ingin anda beli. Walaupun testimonial dia hanya sedikit, setidaknya mereka pernah mengerjakan untuk pembuatan website. Apabila mereka tidak ada testimonial dari mana kita bisa percaya terhadap jasa pembuat website.
  1. Memperhatikan alamat asli dari jasa tersebut
Pasti di setiap jasa pembuat website akan mencantumkan kontak asli dari penyedia jasa pembuat website tersebut seperti nomor handphone, alamat lengkap, domisili kantornya, dll. Apabila tidak ada, lebih baik anda mencari penyedia jasa pembuat website yang lain agar aman.
  1. Memperhatikan reputasinya
Reputasi dari jasa pembuat website sangat dipertimbangkan, anda perlu melihat track recordnya apakah baik atau jelek di mata konsumen sebelumnya. Apabila penyedia jasa pembuat website tersebut pernah melakukan tindakan penipuan, pasti ada seseorang yang memposting tentang jasa tersebut dan akan muncul di pencarian google.
  1. Harga dari paket pembuatan website
Harga adalah sesuatu yang relatif tergantung dari bagaimana penyedia jasa pembuat website itu memasang harga. Tetapi anda perlu memperhatikan dan membandingkan dengan jasa jasa lain. Jika mereka memasang harga mahal tetapi fitur yang anda dapat sedikit, jangan mau anda membelinya. Takutnya dikemudian hari anda mendapat problem yang tidak bisa diselesaikan.
  1. Dilihat dari costumer servicenya atau support
Biasanya didalam jasa buat website pasti ada costumer servicenya yang bisa anda hubungi jika ingin tanya tanya seputar jasa tersebut entah dari YM, BBM, SMS, telpon, chatting, dll. Jika Csnya susah dihubungi, jangan anda berlangganan pada jasa tersebut. Untuk bertanya tanya saja sulit, apa lagi dikemudian hari ada problem pada website anda?.
    Salah satu dari penyedia layanan jasa pembuat website yang memenuhi kriteria diatas adalah di www.jagowebdesign.com. Disana anda bisa membuat website mulai dari web perusahaan, toko online, tour & travel, dll. Pelayanannya juga sangat cepat dan ramah dan akan dilayani 24 jam apabila ada trouble. Harganya relatif murah dengan fitur yang banyak anda dapatkan. Biaya pembuatan website tersebut sudah termasuk ke biaya maintenance jadi anda tidak lagi membayar biaya maintenance.